-Nyanyian Pagi-
Wahhhh..hari sudah semakin panas, jam ditanganku menunjukkan pukul 12:34. Masih satu jam lagi jadwalku pulang. Rasanya males banget pulang ke kost. Ada air gak ya? Aku masih teringat kejadian dikosanku tadi pagi…
Sembari berjalan kulihat jam dinding dikamar tetangga kamarku menunjuk pukul 05.30. Hhhhhmmm… masih terlalu pagi gumamku, tapi sudah terdengar naynyian pagi yang saling sahut menyahut antar sesama penghuni kos. Mau tau seperti apa syairnya?? Seperti ini nech “Ibuk minta Air………” atau “Air……..” atau “Ibuk Airnya habis….” atau ” MAsuk Pagi nech, gak ada air gimana tow?”. Seperti itu bergantian… Nadanya bervariasi juga bisa diaransemen sesuai selera masing-masing penghuni kost…He2
Pagi ini benar-benar parah coz dari semalam air tidak dinyalakan, untuk wudlupun harus turun ke kamar mandi bawah yang airnya juga cuma itir-itir alias kecil banget ngalirnya… Rasanya jengkel juga aku mendengar Nyanyian Pagi yang sudah semakin memanas dikumandangkannya, hari ini lebih panas lagi terdengarnya apalagi ada sebagian yang sudah mulai mengumpat-umpat.
Bukan hanya pagi ini saja nyanyian pagi itu terdengar dikosanku, hampir setiap hari malah. Aku heran apa ibuk kost emang benar2 sudah tuli apa cuma pura-pura tuli. Kenapa setiap pagi tidak menyalakan air sebelum semua orang berteriak minta air?
Padahal kita kan tinggal disitu bayar, air adalah fasilitas yang wajib diberikan kepada semua penghuni kost. Kenapa air selalu disunat…padahal air bukan bantuan melainkan hak kita. Huhhh…Sebel dech……
Sampai kapan Nyanyian Pagi ini akan berakhir???
-
Archives
- September 2008 (1)
- July 2008 (1)
- June 2008 (1)
- May 2008 (3)
- April 2008 (10)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS